CADO CADO KUADRAT PDF

Goodreads helps you keep track of books you want to read. Want to Read saving…. Want to Read Currently Reading Read. Other editions.

Author:Vudonris Tojazil
Country:Tajikistan
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):17 September 2008
Pages:50
PDF File Size:17.62 Mb
ePub File Size:3.32 Mb
ISBN:554-8-22927-483-8
Downloads:31544
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Arashirisar



Thank you for interesting in our services. We are a non-profit group that run this website to share documents. We need your help to maintenance this website. Please help us to share our service with your friends. Share Embed Donate. Diaadalah anak kedua dari tiga bersaudara dari Faisal Hamzah dan Suriati.

Ferdiriva Hamzah juga sudah mempunyai seorang istri. Selain berprofesi sebagai seorang doctor dia juga Hobby menulis. Saat ini ia sedang berparktikum sebagai doctor spesialis mata di Jogjakarta.

Kekhasan Pengarang Cirikhas Ferdiriva Hamzah dalam mengarang buku Cado-Cado Kuadrat yaitu lucu, unik, sederhana, dan selalu salah dalam melaksanakan tugasnya. Keunikan Buku Adapun keunikan buku yang dikarang oleh Ferdiviras Hamzah yaitu bahasanya banyak mengandung humor yang dapat membuat orang tertawa terbahak-bahak ketika membacanya. Kritik Terhadap Kelemahan Buku Gambar yangterdapat didalam buku ini dianggap kurang baikkarena gambarnya tidak menuntun dan dapat merusak moral yang membacanya.

Kesan Terhadap Buku 1. Ceritanya unik dapat menghilangkan stress. Sinopsis Buku ini menceritakan sosok Riva yang selalu salah dalam melakukan tugas-tugasnya dan pengalaman uniknya pada saat ko-ass bersama temantemannya. Pada hari pertama ko-ass, Riva, Budi dan Evi di bimbing oleh seorang dokter perempuan yang berusia 60 tahun, dan belum pernah menikah, alias single kabarnya guru pembimbing tersebut rada-rada genit dan beliau sangat susah memberikan nilai ujian di atas 60 terkecuali ko-assnya adalah seorang laki-laki yang memiliki bulu dada.

Kemudian pada hari selasa mereka bertiga dibimbing oleh seeorang dokter lajang yangsangat unik. Dokter tersebbut sangatlah aneh, karena setiap kali ia memeriksa pasien ia selalu menghubungkan dengan pelajaran sejarah mulai dari organisasi Budi Utomo, berakhirnya penjajahan Jepang di Indonesia hingga proses penjahitan Bendera Sang Saka Merah Putih oleh ibu Fatmawati.

Pada saat ko-assnya Riva mempunyai seorang teman baru yang bernama Kresnno. Kresno merupakan teman Riva yangsangat unik. Selain mempunyai obsesi sebagai seorang dokter dia juga mempunyai obsesi untuk menjadi seorang dukun. Walaupun dimata dokter konsep dukun tidak sepenuhnya jelas, tetapi Kresno sangat porcaya kalau tidak semua penyakit bisa di sembuhkan secara medis. Bahkan kresno sangat percaya akan hal-hal supranatural dan mitos. Kresno juga paling pantang untuk difoto bertiga karena menurut kresno apabila di foto bertiga maka akan ada yang meninggal, tetapi yang membuat Riva menjadi heran yaitu mengapa AB Three masih sehat sampai sekarang.

Pada saat mendapat tugas jaga Riva mendapatkan tugas jaga pertama bersama Kresno. Beberapa jam kemudia dokter Tio datang untuk memeriksa kembali pasien yang di rawat inab. Kemudia mereka yangbaru selesai melaporsebagai ko-ass baru di bagian Paru hanya mengangguk karena takut dimarahi oleh PPDS. Kemudia mereka langsung pergi keruang khusus pasien wanita mereka disuruh untukmenanganimasing-masing satu pasien. Sesampainya di dalam ruangan ternyata sudah ada dua ko-ass lain yang mukanya sama sekali belum pernah dilihat olehmereka.

Yang satu postur tubuhny amirip dengan Budi, Gendut, putih danmatanya sipit. Setelah Rivamembaca name-tagnya akhirnya Riva mengetahui kalaunamanya adalah Gerald, sementara ko-ass yang satuny alagu kurus, item dan dan gayanya urakan bernama Ucok. Setelah bersalaman sambil memperkenalkan diri, mereka bertiga akhirnya mengetahui bahwa gerald dan Ucok berasal dari universitas lain.

Sementara, Gerald pergi entah kemana. Kemudian mereka semua pun langsung mengikuti PDDS tersebut. Sambung Geral dengan senyum kemenangan. Dengan kontan ketiga PDDS itu merasa senang dan gembira karena dibawakan berbagaimacam kue. Ucok pon kemudian melirik kearah Riva sambil memasukkan jari telunjuknya ke dalam mulutnya sendiri tanda kalau dia kurang suka dengan tingkah Gerald, dan Budi yang biasanya rakus dengan makanan pun ngakk selera makan pada saat itu.

Setelah selesai merbut hati PDDS akhirnya diskusi berakhir. Semua keluar dari ruangan hanya Riva dan Ucok yang tinggal sambil memesaukkan catatan kedalam tas masing-masing. Setelah mereka keluar semua dari ruangan Riva, Budi Evi dan Ucok duduk disebelah bangku. Merekamerasa sangat kesal sekali terhadap Gerald yang bisanya hanya mengandalkan orang tuanya. Oleh sebab itu mereka berempat berussaha mengerjai Gerald pad saat ujian.

Akhirnya rencana merekapun berhasil. Bagi mereka sudah saatnya Gerald diberikan pelajaran. Karena Gerald sudah keterlaluan, biasanya Cuma ngandelin nama bapaknya doang.

Menurut mereka ilmu kedokteran ini merupakan masalah nyawa seseorang, bukan main-main dan tidaklah ada orang yang bisa sembuh kalau dikirim salam oleh bapaknya. Satu hari pada saat ko-ass ujian Riva mendapatkan pasien perempuan yang sangat cantik. Perempuan tersebut menderita penyakit di bagian dadanya. Dan Rivapun langsung memeriksa pasien tersebut. Setelah memeriksa gadis tersebut akhirnya dokter pengujinyapun langsung memeriksa pasien itu kembali.

Pada saat ujian tersebut ternyata Riva melakukan suatu kesalahan dia telah melanggar kode etik karena dia mmemeriksa pasien tanpa ada pengawasan dari suster perawat dan akhirnya 5 Riva pun dimarahi oleh dosen pengujinya.

Setelah itu Rivapun akhirnya menangis tersedu-sedu dan beberapa menit kemudian dosen pembimbingnyapun datang menghampirinya dan memberinya peringatan agar tidak mengulang kesalahannya lagi. Akhirnya Riva pun kembali tersenyum dan merasa senang karena akhirnya dia dapat lulus ujian.

Setelah riva merasa lega, akhirnya Budi dan Evi langsung mengajak Riva untuk makan di warung yang ada di sekitar rumah sakit tersebut. Warungtersebut tidak hanya menjual nasi goreng, tetapi juga menjual berbagaimacam kue dan mi goreng. Warung tersebut sangatlah ramai pengunjung dan masakannya pun sangatlah terkenal enak dan lezat, tetapi sayangnya ibu yangberjualan tersebut sangatlah galak. Suatu hari tak disangka ibu penjual sadis tersebut muncul di ruangan koass obgyn atau obstetridan ginekologi.

Waktu itu riva baru saja bertugas selama seminggu di bagian ko-ass tersebut dan Riva punmerasa kecapean karena dia belums empat tidur selama seminggu. Pada saat Riva memeriksa ibu tersebut akhirnya Rivapun ketiduran akibat kelelahan dalam melaksanakan rutinitasnya tersebut mendapatkan tugas jaga malam kali ini Riva ditemeni oleh Icutyang kebetulan sedang berjaga juga pada malam itu.

Pada saat itu hujan sangatlah deras dan kecoakpun sangatlahbanyak dan Icutpun bertanya kepada Riva, apakah ia merasa takut kepada kecoak, akan tetapi Riva sama sekali tidak mau mengakui kalau sebenarnya dia angatlah takut pada yang namanya kecoak.

Tak lama kemudian datanglah seorang suster yang memberitahukan bahwa ada pasien baru di IGD. Riva dan Icutpun akhirnya buru-buru pergi keruangan IGD. Setelah sampai diruangan Rivapunlangsung memriksa anak tersebut setelah itu Rivapun segera menyuruh Icut untuk menyiapkan ambu bag. Sayangnya ambu bagnya ketinggalan dikamar jaga dan Rivapun akhirnya berlari untukmengambil ambu bag tersebut. Icutpunlangsungberdiri di samping anak itu untuk membersihkan jalan nafas anak tersebut.

Ketika Riva sudah sampai di ruangan jaga untukmengambil ambu bag tiba0tiba banyak sekali kecoak yangbermunculan dihadapannya. Dan dia pun memberanikan diri untuk menginjak 6 kecoak-kecoak tersebut. Walaupun sebenarnya Riva sangatlah takut dengan kecoa akan tetapi ketakutannya tersebut langsung hilang ketika Riva mengingat tangisan ibu tersebut yang takut akan kehilangan anaknya. Tentu saja banyak pasien yang berdatangan dari daerah-daerah terpencil.

Pasien-pasien tersebut biasanya kuranglancar berbahasa Indonesia. Karena Riva ko-ass di kota medan, maka kebanyakan yang berobat yaitu bersal dari suku batak. Makanya, selama ko-ass, Riva Cuma bsia pasrah kalau mendapatkan pasien yang susah ngomong bahasa Indonesia. Seperti suatu saat setalah beberapa minggu menjalani ko-ass penyakit dalam.

Riva di tugaskan untuk merawat pasien bangsal yang berusi an. Sayngnya Rivamendapatkan kesulitan dalam berkomunikasi dengan pasien tersbut. Soalnya pasien tersebut adalah orang Batak. Jadi Riva sama sekali tidak mengerti dengan ucapan pasien tersebut, untungnya ada suster yang membatu Riva untuk menerjemahkan bahasa pasien tersebut kalau tidak mungkin gendang telinga Riva bisa pecah akibat teriakan pasien tersebut.

Suatu pagi dokter perempuan yang sudah terkenal cerewet itu mengumumkan bahwa besok mereka akan praktikum helmithesi jadi diharapkan kepada seluruh mahasiswa untuk membawa faeces untuk mempelajari pemerikasaan telur cacing. Termasuk Riva, Evi dan Budi dengan manisnya mereka semua berdiri di depan pintu laboratorium parasitologi. Sambil memperhatikan tentengannya yang berupa tas kecil silver yang berkilat-kilat dan buku praktikum.

Pada suatu hari, saat itu,ada seorang bapak dan ibu-ibu yang sedang menggendong anaknya datang menghampiri Riva. Memang setelah disenter, samar-samar Riva melihat bayangan putih dibelakang pupil mata kanannya dan Rivapun teringat pada kasus katarak gejalanya mirip sekali dengan anak tersebut.

Dua hari berselang, seluruh ko-ass bagian mata berkumpul di ruangan diskusi karena ada seorang PDDS yang ingin menyampaikan kuliah pagi di dampingi dua konsulen senior dan topik pada pagi itu adalah tumor mata.

Oleh karena itu diteksi dini sangatlah tergantung, bila ditemukan pasien dengan gejala tersebut sebaiknya haruslah segera diagnosis dengan pemeriksaan penunjang lainnya dan segera di lakukan pengobatan.

Untungnya tiga hari kemudian, setelah kuliah pagi itu, anak tersebut datang kembali bersama bapak dan ibunya. Rivapun segera mengikuti pemeriksaan dengan jantung berdebar-debar, ternyata memang ada tumor di mata anak tersebut. Akhirnya Rivapun merasa menyesal dan bersalah karena dia telah buru-buru bilang bahwa penyakit anak tersebut tidak berbahaya sebelum mempunyai hasil pemeriksaan yang tepat.

Melalui novel yang tidak biasa, peulis Riva Hamzah atau sering diebut Riva, ingin menceritakan pengalaman-pengalaman untiknya pada saat ko-ass difakultas kedokteran. Riva ingin mnceritakan bahwa di fakultas tersebut bayak sekali keunikan diantaranya dokter yang suka dengan pria yang mempunyai bulu dada, dan seorang dokter antik yang jadul abis. Novel Cao-Cado Kuadrat Dokter Muda Serba Salah banyak sekali keunikan yaitu cara penggunaan bahasanya yang banyak sekali mengandung humor yang bis amembuat tertawa.

Dari kesimpulan yang didapatkan setelah membaca buku ini bahwa, buku ini layak untuk dibaca, karena ceritanya lucu, tengil dan bisa membuat anti stress. Kelemahan Buku 1. Kofer depan buku kurang menarik.

Keunggulan Buku Keunggulan yangterdapat dalam novel ini yaotu ketika ko-ass membantu persalinan seorang ibu yang sedang melahirkan, karena dalam peristiwa itu tardapat hal-hal yang lucu serta membuat pembaca tertawa terbahak-bahak. Tinjauan Bahasa Bahasa yang digunakan dalam Cado-Cado Kuadrat sulit dipahami dan tulisannya sulit untuk dibaca. Kerangka Buku 1. Ko-ass dan kelamin : Dokter Jadul 2.

Ko-ass Neirologi : Harapan Palsu 7. Ko-ass Ilmu Penyakit Dalam : Miskomunikasiong 9.

HANAFUDA RULES PDF

Cado-Cado Kuadrat

Namun, kejadian ganjil perlahan menyerang orang-orang terdekatnya. Membuat Tobi harus berpikir keras dan merenungkan ulang apa yang diyakininya selama ini. Semakin ia mencari tahu, semakin ingatan-ingatan masa kecilnya menyeruak. Ingatan akan orangtuanya yang dibakar hidup-hidup karena dituduh sebagai dukun pemelihara begu.

LA PHENOMENOLOGIE DE LA PERCEPTION PDF

cado cado kuadrat

.

DIN 15018-2 PDF

Cado Cado Kuadrat : Dokter Muda Serba Salah

.

HORNER SENDROMU PDF

.

Related Articles